facebook : http://www.facebook.com/elexyoben
Di ruang ini kami membeberkan sejumlah hal terkait sejumlah proyek yang telah ataupun yang sedang kami garap . Maka, dengan segala kesederhanaan yang kami miliki, mudah-mudahan blog ini mampu memberi gambaran untuk kemudian membuka sejumlah jembatan kerjasama dengan berbagai pihak : baik itu sesama musisi, media massa, pemerhati dan pengamat musik, management artis, mayor maupun indie label, bahkan mungkin blogger dan para pe-nyasar situs . Semoga blog ini berguna untuk saling berbagi demi menuju kehidupan yang lebih baik.
Salam Kreatif ! Jangan berhenti bergerak !
KOLEKSI
-----------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------
UNTUK BAND INDIE
Berdasarkan statistik blog ini, ternyata banyak sekali musisi yang belum mengerti betul " apa itu band atau musik indie " . Hal ini terbukti dari banyaknya angka pencarian yang menggunakan keyword " Band indie' atau " music indie ". Sebenarnya hal ini sudah sering ditulis dan di bahas pada blog JANGAN BERHENTI BERGERAK ini. So, untuk anda-anda yang terus penasaran, silahkan bongkar habis segala arsip-arsipnya lewat mesin pencarian yang sudah kami pasang.
Buat anda yang malas bongkar-bongkar, kami juga menemukan arsip diskusi yang menarik milik forum LA LIGHT INDIE FEST sebagai gambaran umum. Yakni dari link http://www.lalightsindiefest.com/forum/index.php?action=printpage;topic=131.0.
Kami copy paste kan untuk anda sehingga anda tinggal baca.
Kami ucapkan terima kasih pada Forum LA LIGHT INDIE FEST yang telah mengarsipkannya dengan baik sehingga menjadi bahan pencerahan bagi kawan-kawan pembaca yang suka berkunjung ke situs JANGAN BERHENTI BERGERAK ini.
- Salam musik Indonesia.
=====================================================
Print Page - Indie tapi meanstream??
LA Lights Indie Fest Forum
Indie Music => Apa sih indie musik itu? => Topic started by: Adicumi on Saturday, 18 August 2007, 03:29:48
Title: Indie tapi meanstream?? Post by: Adicumi on Saturday, 18 August 2007, 03:29:48 apa yang ada dalam pikiran lo ketika mendengar Kata Indie (1) llabel,(2) Genre. Terus apa layak Mereka di sebut Band INDIE tapi bandnya berkapasitas meanstream dalam semua bentuk dari lirik hingga musik, lalu dia menyebut dirinya sebagai band INDIE ??........ Klo saya ngak setuju mereka di sebut band INDIE..... Title: Ikut ShariNG Lagi.... Post by: non_comercial_BAND on Saturday, 01 September 2007, 10:52:38 Menurut pendapat saya,... begitu mendengar kata INDIe,...( dalam Musik ) saya langsung terbayang Luasnya Dunia Kebebasan untuk berkarya apa saja untuk mengeksplorasi kemampuan (skill ) dan Kreativitas seseorang melalui seni, yang tentunya si SENIMAN tidak mengharap imbalan apa2 hanya ingin memberitakan kepada siapa saja bahwa "Aku Masih Disini " atau "Aku Masih Tetap Berkarya", Tentu saja Seni yang tidak mengandung unsur saling menyakiti seperti : KEBENCIAN, CACIAN, HUJATAN, tapi...... bisa menyentuh atau kata kerennya bisa mengambil simpati PENDENGARNYA Salam,.... Oerip Ojok Sampek Ngersulo ( Hudup Jangan Sampai Mengeluh ) Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: frestea87 on Wednesday, 30 April 2008, 00:57:46 nah .. ini dia nih .. yg oke nih .. berbobot banget inih topik .. kalo gue sendiri ngebagi 2 tipe indie .. 1: indie yang bergenre indie 2: indie yang bergenre MAINSTREAM.. maksut pembagian disini adalah berdasarkan distribusinya.. mereka smua sama2 melakukan distribusi dijalur indie... tapi genre yang mereka tawarkan beda.. lo tau sendiri lah .. bedanya musik INDIE sama MAINSTREAM skarang gimn .. yang jelas.. KUALITAS lirik dan cara bermusik UNGGUL di INDIE ... sedangkan MAINSTREAM .. ya jelas.. mereka pasti menang di .... NANGIS2an+cinta2an ... haha . inih menurut guee yah .. dan 1 lagi .. idup di INDIE.. gue rasa lebih enak .. ga ada batasan juga dari major.. ga ada yg ngatur.. tapi tetep... kita harus tau aturan yg berlaku . :) Long Life for Indiemovement. Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: uga on Wednesday, 04 June 2008, 21:53:45 apa yang ada dalam pikiran lo ketika mendengar Kata Indie (1) llabel,(2) Genre. Terus apa layak Mereka di sebut Band INDIE tapi bandnya berkapasitas meanstream dalam semua bentuk dari lirik hingga musik, lalu dia menyebut dirinya sebagai band INDIE ??........ Klo saya ngak setuju mereka di sebut band INDIE..... dear cum cum, kalo kata wikipedia mah begini yah: There are several subcategories which music from the overall indie scene are often grouped broadly into. Music ranging from alternative rock to punk rock to experimental music has long existed in indie scenes, often independent from one another. Indie rock and indie pop are the most common groupings that conform to an "indie" sound. The difference between these is difficult to pick up from the instrumentation or sound, as both genres include distorted guitar-based music based on pop-song conventions. If anything, the key distinction comes not from instrumentation or structure but from how strictly they follow cultural constructions of rockist "authenticity". There is also indie dance, which comes from a fusion of indie pop and electronic/dance music. Crossover between electronica (mostly glitch) resulted in so-called indietronic, electronic indie or indie electronic, for example some artists on the German Morr Music label, The Firebird Band, The Postal Service, or Fever Marlene. Another type is post-rock, a music genre characterized by nontraditional use of instruments and high musical density. Although firmly rooted in the indie scene, post-rock's elusive and complex style bears little resemblance musically to indie rock or other styles more commonly associated with the scene. However, as post-rock music is often recorded on independent labels, it therefore often shares the same level of obscurity as much of the indie scene. Some post-rock artists include Godspeed You! Black Emperor, Explosions in the Sky, Animal Collective, Sigur Rós and Tortoise. The term was coined by Simon Reynolds in issue 123 of The Wire (May 1994) to describe a sort of music "using rock instrumentation for non-rock purposes, using guitars as facilitators of timbres and textures rather than riffs and power chords." btw, Oasis dulu indie sekarang dah di major label... jadi, indie itu segmented, tapi kalo dah jadi besar, ya jadi mainstream... sama kayak misalnya dulunya label indie, tapi kalo dah jadi besar...jadinya mainstream juga... eh bener gak yah? sotoy deh gue! hahahaha Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: MikEZzZZ on Friday, 20 June 2008, 14:47:06 apa yang ada dalam pikiran lo ketika mendengar Kata Indie (1) llabel,(2) Genre. Terus apa layak Mereka di sebut Band INDIE tapi bandnya berkapasitas meanstream dalam semua bentuk dari lirik hingga musik, lalu dia menyebut dirinya sebagai band INDIE ??........ Klo saya ngak setuju mereka di sebut band INDIE..... dear cum cum, kalo kata wikipedia mah begini yah: There are several subcategories which music from the overall indie scene are often grouped broadly into. Music ranging from alternative rock to punk rock to experimental music has long existed in indie scenes, often independent from one another. Indie rock and indie pop are the most common groupings that conform to an "indie" sound. The difference between these is difficult to pick up from the instrumentation or sound, as both genres include distorted guitar-based music based on pop-song conventions. If anything, the key distinction comes not from instrumentation or structure but from how strictly they follow cultural constructions of rockist "authenticity". There is also indie dance, which comes from a fusion of indie pop and electronic/dance music. Crossover between electronica (mostly glitch) resulted in so-called indietronic, electronic indie or indie electronic, for example some artists on the German Morr Music label, The Firebird Band, The Postal Service, or Fever Marlene. Another type is post-rock, a music genre characterized by nontraditional use of instruments and high musical density. Although firmly rooted in the indie scene, post-rock's elusive and complex style bears little resemblance musically to indie rock or other styles more commonly associated with the scene. However, as post-rock music is often recorded on independent labels, it therefore often shares the same level of obscurity as much of the indie scene. Some post-rock artists include Godspeed You! Black Emperor, Explosions in the Sky, Animal Collective, Sigur Rós and Tortoise. The term was coined by Simon Reynolds in issue 123 of The Wire (May 1994) to describe a sort of music "using rock instrumentation for non-rock purposes, using guitars as facilitators of timbres and textures rather than riffs and power chords." btw, Oasis dulu indie sekarang dah di major label... jadi, indie itu segmented, tapi kalo dah jadi besar, ya jadi mainstream... sama kayak misalnya dulunya label indie, tapi kalo dah jadi besar...jadinya mainstream juga... eh bener gak yah? sotoy deh gue! hahahaha sebenarnya gini c menurut gw... indie seperti cangcuters (sori kalo nulisnya salah :P) mereka memang musiknya sperti itu waktu indie label...tapi sekarang kalo ga salah mereka udah ditarik oleh major tetapi mereka tetap mempertahankan genre musik mereka seperti itu... so,major liat juga harusnya apakah musik indie ini sedang in ato ga bwat ditarik ke dalam major.. bwat gw..indie memang lebih bebas dalam segala hal, tapi tetep saja...jangan terlalu naif harus berada di indie hingga menjadi anti major label...kalo memang ternyata di Major kita menjadi lebih baek...kenapa ga.. no offense...itu pendapat gw... ;D salam MikEZzZZ...!!!! Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: dwioftoday on Sunday, 02 November 2008, 15:08:38 Tetep aja, biar pun cangcuter dah jadi major, tapi mereka akan terus dituntut mnghasilkan album, nah pasti originalitas indie mereka akan pudar, karena lagu2 mereka sudah masuk tivi dan semua anak abg ngikutin gaya mereka (posser abis).. lalu mereka punya banyak fans.. lupa sama scene indie nya sendiri, trus punya masalah sama alat kelamin (laah, itu the titan ya).. Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: alfha on Saturday, 06 December 2008, 05:49:16 apa yang ada dalam pikiran lo ketika mendengar Kata Indie (1) llabel,(2) Genre. Terus apa layak Mereka di sebut Band INDIE tapi bandnya berkapasitas meanstream dalam semua bentuk dari lirik hingga musik, lalu dia menyebut dirinya sebagai band INDIE ??........ Klo saya ngak setuju mereka di sebut band INDIE..... dear cum cum, kalo kata wikipedia mah begini yah: There are several subcategories which music from the overall indie scene are often grouped broadly into. Music ranging from alternative rock to punk rock to experimental music has long existed in indie scenes, often independent from one another. Indie rock and indie pop are the most common groupings that conform to an "indie" sound. The difference between these is difficult to pick up from the instrumentation or sound, as both genres include distorted guitar-based music based on pop-song conventions. If anything, the key distinction comes not from instrumentation or structure but from how strictly they follow cultural constructions of rockist "authenticity". There is also indie dance, which comes from a fusion of indie pop and electronic/dance music. Crossover between electronica (mostly glitch) resulted in so-called indietronic, electronic indie or indie electronic, for example some artists on the German Morr Music label, The Firebird Band, The Postal Service, or Fever Marlene. Another type is post-rock, a music genre characterized by nontraditional use of instruments and high musical density. Although firmly rooted in the indie scene, post-rock's elusive and complex style bears little resemblance musically to indie rock or other styles more commonly associated with the scene. However, as post-rock music is often recorded on independent labels, it therefore often shares the same level of obscurity as much of the indie scene. Some post-rock artists include Godspeed You! Black Emperor, Explosions in the Sky, Animal Collective, Sigur Rós and Tortoise. The term was coined by Simon Reynolds in issue 123 of The Wire (May 1994) to describe a sort of music "using rock instrumentation for non-rock purposes, using guitars as facilitators of timbres and textures rather than riffs and power chords." btw, Oasis dulu indie sekarang dah di major label... jadi, indie itu segmented, tapi kalo dah jadi besar, ya jadi mainstream... sama kayak misalnya dulunya label indie, tapi kalo dah jadi besar...jadinya mainstream juga... eh bener gak yah? sotoy deh gue! hahahaha kalo menurut gw indie itu kayak momok bagi label, kebanyakan label membunuh artisnya secara perlahan-lahan, dengan cara tidak memberikan kebebasan untuk berkarya bagi artisnya. seperti changcut, klo gg konsisten dengan musiknya sekarang, mereka karir bakalan kandas. Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: keys_link on Monday, 08 June 2009, 13:11:02 guys2 drpd ribut2 ikutan ini aja ya http://yupits.wordpress.com/2009/04/14/mau-berkarya-mau-buat-rbt-cuma-disini/ Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: Ian_podil on Friday, 26 June 2009, 17:53:31 ga setuju banget kalo...semisal changcuters dikatagorikan Indie..walopun awalnya mereka indie...tapi bila melihat kenyataan yang terjadi, dan apalagi bila didesak kebutuhan,..banyak yg keluar dari jalur indie..dan going meanstream... ALIAS ..UJUNG UJUNG NYA DUID..yang kita cari....dan apa boleh dikata..toh......yang penting duid..hmmm...its pathetic.. Title: Re: Indie tapi meanstream?? Post by: Adicumi on Sunday, 28 June 2009, 03:56:07 Hloo uga.. terima kasih buat commentnya... kliatannya jadi seru ya... dah lama di tinggal :P... klo dalam kumpulan dari berbagai artikel + wacana dan sebgainya yang cumi dapatkan...singkatnya adalah : Indie (pengalan kata dari Indiependent) merupakan sebuah counter culture dari sub culture PUNK yang dimana memiliki sebuah etos kerja yang di kenal dengan D.I.Y... yang terlahir untuk melawan arus mainstream pada saat itu karena mereka mencoba mendobrak dengan sebuah bentuk perlawanan yang berbeda atau Non- mainstream. lalu dimana indie itu bisa dikatakn genre dan ada yang di katakan sebgaia bentuk swadaya saja.... Nah disini akan menemukan perbedaan dimana untuk yang hanya sekedar swadaya sudah ada sejak dulu era tahun 50 - an, dimana era tersebut banyak major label yang berkembang maka banyak juga record label kecil yang memulai bisnis tersebut karena tergeser oleh kapital dari label yang besar, maka si label kecil mencoba membuat sesuatu yang sama namun walaupn dalam kapasitas independant namun hanya kebebasan Kapital dari major label yang tersebut diatas, tapi orientasi musiknya masih setipikal major label....... Lalu bagaimana istilah Indie / Band indie dalam artian genre / Subculture, jika ada yang pernah melihat Film 24 Hours party people yang merupakan sebuah film tentang factory record dimana record tersebut bertanggung jawab akan pergerakan musik yang di sebut madchester, disitu ada adegan dimana Tony Wilson menyebutkan istilah Indie kepada sebuah media.. ketika mempopulerkan band2 posh punknya seperti Joy division, Happy monday, new order dan memang sangat awam istilah Indie tersebut di ere akhir 70 - an dan itu terlihat dari muka si wartawan tersebut. Lalu sebuah embrio terlahir dengan kejenuhan musik PUNK yang mulai sudah tidak membentuk jati diri yang sebenarnya tapi hanya sebuah fashion saja maka banyak musisi yang berpindah haluan yang beberapa, memainkan musik PUNK yang lebih lembut yang juga dibalut dengan bunyian synthesizers yang akhirnya melahirkan sebutan post punk dengan beberapa band yang nantinya akan menjadi cikal bakal dari istilah atau genre Indiepop, namun rata - rata memang sudah menjadi buyut seperti Echo and bunnyman, The orange juice (Postcard record), The Birthday party, Josef K (Postcard record), dll. Nah dari situ lahirlah sebuah kompilasi dari NME yang pada akhirnya membidani Istilah Indiepop itu muncul yaitu Kompilasi C - 86 dengan band yang masih tergolong postpunk namun ada yang lebih ceria, galau seperti mccharty, Talulah gost, The Bodines, The pastel, Primal scream dll....beranjak di tahun 1985 oleh matt haynes dan clare wadd lahir sebuah record yang paling berpengaruh denga melahirkan 100 rilisan pop terbaik sepanjang masa yaitu sarah record di bristol Inggris, walaupun bukan sebagai record Indiepop pertama tapi reputasinya dalam dunia musik yang di kenal dengan sebutan Indiepop menjadikan sarah record sebagai garda terdepan dalam tatanan awal kemunculan serta popularitas musik Indiepop, dengan beberapa band yang akhirnya muncul seperti Heavenly, Another sunny day, Blueboy, the orchids, dll..tak hanya di situ Amerika pun ada yaitu "K record" sebagai barisan depan di benua Amerika. Dan pergerakan serta alsan mereka cukup sama dengan eyangnya yaitu PUNK, dengan semangat counter culturenya... jika major merilis sebanyak2nya sarah sesuka hatinya, jika era itu major dengan vinyl 12 inch maka sarah 7 inch... dimana perlawanan tersebut beralasan untuk menyindir kapitalis (major).... Nah kenapa Indonesia menyebut bila mandiri itu sebagai band Indie.. padahal dapat tidak hanya di lihat dari etos kerja D.I.Y tapi ternyata ada yang disebut R.C.A / Roots, character, attitude... Untuk masalah lagu cinta atau cengeng ada kok dari band Indie (Genre) seperti camera obscura ( Before you cry), The smiths (there is a light never to goes out)...jika di perhatikan lirik mereka sangat cengeng namun kekuatan mereka terletak pada RCA mereka dalam mempertahankan karakteristik mereka atau lebih tepatnya character mereka (RCAnya Indie).... dan yang major tapi tetap sebagai band Indie contohnya Morrissey, New order (Warner musik), Pure saturday (Aquarius / a/m utopia), walaupun begitu memiliki kekuatan yang sama seperti diatas. Klo rejeki ngk di ambil sayang, Tapi tetap dalam koridor Indie.. loh ada batasannya?? (to be continue....) Untuk masuk TV atau mondar mandir radio ya itu sah sah aja kasian juga klo band Indie ngk boleh didengar org kecuali komunitas.... kasian jhon peel memperjuangkan band - band cutting - edge yang akhirnya bisa di publikasikan pada khalayak di radio BBC london... dan nampaknya inilah pintu kemerdekaan indie karena bukan seperti awalnya dulu dimana hanya bisa main di gigs / scene sendiri saja itu aja cuman hari jumat sampai minggu dan untuk jualan karya lapakan atau hand to hand :(....Karena dulu belum ada yang mampu memberikan kapasitas yang cukup untuk band - band Indie (All genre), namun saat ini saatnya kita berkarya dan buktikan Indie bukan sekedar karya swadaya dan mencoba menawarakan dengan mengejar popularitas, namun pengembangan karya, kejujuran hati, serta untuk bandnya jangan lupa terhadap scene tapi yang bikin acara juga sadar walaupun Indie namun band- bandnya butuh bertahan (Pahamlah...) dan managernya juga jika scene itu merupakan sebuah kacang bersemayam dalam kulit ya kira - kira ngasih harganya :D... yang penting sama - sama enak.. biar ngk kayak era 90 - an yang penting main, mabok pulang hasilnya 0..:P |






