GENDING BEJAD: ALBUM PERDANA ELEXYOBEN

ELEX YO BEN adalah nama duet kolaborasi dua orang SUTRADARA / DIRECTOR muda yang selama ini terbiasa bekerjasama dalam sejumlah project utamanya music dan film indie.  Mereka adalah DIONYS DHEWANINDRA ( Film and Video Director ) dan RHINDRA SUSPA ( Music Director ) .  Kolaborasi ini melahirkan sebuah project album video music yang terdiri dari 10 materi klip dan diberi tajuk GENDING BEJAD.

Keseluruhan project GENDING BEJAD selama ini cukup dilakukan oleh mereka berdua dengan pembagian tugas RHINDRA SUSPA melakukan penciptaan music sekaligus sebagai player BASS, LEAD GUITAR, SYNTHESIZER, LOOP dan DIGITAL SOUND, SOUND RECORDING, MIXING hingga MASTERING juga dilakukan olehnya.

DIONYS DHEWANINDRA sendiri bertugas sebagai pembuat LYRIC, NOTASI LAGU, RHYTEM, sekaligus menjadi VOCALIS ( Lead voc/growl/sufi voice/distrub/ All Choir/ Rap, dsb). PENYUTRADARAAN keseluruhan VIDEO KLIP ELEX YO BEN berikut ARTISTIC, VIDEO EDITOR dan VISUAL EFFECT dia pula yang mengerjakan.

Ditengah kesibukan yang bertumpuk-tumpuk , keduanya kemudian secara iseng membuat beberapa komposisi music sebagai penghilang rasa stress di studio.

Yang lahir justru akhirnya adalah beberapa komposisi eksplorasi . Di dalamnya secara tidak sengaja masuk berbagai unsur seperti hip metal, pop rock, rock n roll, progresif, gothic, music sufi, dangdut, bahkan tembang jawa. Meski cenderung eksperiment, keduanya tetap menjaga harmonisasi dan easy listening mengingat pada hakekatnya music akan di dengar banyak orang dari berbagai pemahaman dan latar belakang.

Tema dan lirik lagu dibuat seringan mungkin dengan cara storycal/bercerita. Rata-rata berisi tentang sejumlah kejadian yang sifatnya remeh temeh. Tujuannya adalah agar tidak terlalu membebani pendengar. Namun demikian apa yang diceritakan dalam lagu tersebut justru yang sering tidak terpikirkan oleh banyak orang/musisi untuk dijadikan lagu.

Dari yang bersifat iseng kemudian menjadi serius untuk melahirkannya dalam sebuah album. Maka judul album GENDING BEJAD diambil untuk menunjukkan bahwa komposisi dalam materi lagu tidak mengikuti aturan atau patron-patron yang ada selama ini.

Sementara ELEX YO BEN diambil sebagai nama project keduanya. ELEX YO BEN dalam bahasa Jawa artinya adalah “ JELEK YA BIARIN “ namun bisa juga diartikan “ELECTRONIC BAND“ mengingat keduanya bereksplorasi dengan Perangkat Electronic dan Multimedia.
Pada pertengahan tahun 2009, EYB direncanakan merilis album keduanya yang berjudul ANTOLOGI JIWA-JIWA. Selain itu, EYB sendiri telah mendirikan sebuah LABEL GERILYA bernama EYB LABEL untuk menjembatani karya kawan-kawan musisi gerilya lain agar dapat lebih produktif, bermutu, berkualitas rekam baik dan terdistribusi lewat jalur alternatif yang bersifat nasional. Jalur tersebut selama ini juga di tempuh dan dirambah EYB dalam sejumlah project-projectnya.