(1) SEBUAH KESAKSIAN RASA : 3 DEKADE LOG ZHELEBHOUR "LOG FOR ROCK,SHOWOF FORCE"

  • TEMPAT : stadion tambaksari,surabaya
  • WAKTU : 3 Oktober, 12.00 - 24.00 WIB
  • BAND :  DAUN, MACAN, KALINGGA, KRISYANTO, ENDANG SOEKAMTI, WORK STATION, MUKJIZAT, KOBE, U9 Feat.JHON PAUL IVAN, HARLEY ANGELS, ELPAMAS, GRASS ROCK, POWER METAL Feat.MEL SHANDY, SUPERKIDS, SAS, JAMRUD Feat.EET SYACHRONIE, BOOMERANG

Event spektakuler ini diselenggarakan oleh Log Zhelebhour sebagai bentuk dedikasinya terhadap industri musik rock di Indonesia dan dirgahayu 30 tahun beliau sebagai promotor musik rock yang disegani di Indonesia atau mungkin juga di Asia Tenggara.Tidak terlalu berlebihan memang,mengingat hampir 20 tahun Log Zhelebhour merajai industri musik Indonesia sebelum trend musik pop datang dengan monopoli label rekaman dan merebaknya stasiun tv swasta yang sudah berorientasi profit semata dan tidak ada upaya atau membuka ruang buat musisi-musisi yang berkualitas.

Sekilas tentang stadion Tambaksari Surabaya, selain dibuat aktifitas olahraga,khususnya sepak bola,stadion ini menjadi bukti sejarah tonggak bangkitnya musik rock di Indonesia generasi kedua.Diawali pada tahun 1982,setelah musik rock mengalami mati suri akibat trend musik dangdut dan pop yang menguasai pasar musik saat itu,untuk pertama kalinya Log mengadakan festival musik rock se indonesia di stadion ini.Festival musik inilah awal karir Log sebagai promotor musik,dimana Harley Angels dari Bali,keluar sebagai jawaranya.setelah itu,tercatat hampir konser musik rock kelas nasional atapun internasional sepanjang awal tahun 1980an sampai awal tahun 2000an diselenggarakan di tempat ini(termasuk agenda rutin festival rock se-Indonesia yang menghasilkan band-band rock papan atas di dekade 80-90an),selain stadion Lebak Bulus Jakarta.Sepultura,Yngwie Malmsteen,Europe,Skid Row,Mr.Big adalah sebagian nama-nama yang pernah merasakan stadion ini yang bagi saya pribadi sebuah venue yang sangat compatible untuk konser musik rock.mungkin karena alasan inilah mengapa konser musik "Log For Rock" ditempatkan di stadion ini.

Setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan dengan kereta api selama kurang lebih 14 jam(saya berangkat dari stasiun Pasar Senen Jakarta dengan kereta api kelas ekonomi "Kertajaya"),akhirnya saya sampai juga di stasiun Surabaya Pasar Turi.Dalam perjalanannya saya banyak bertemu dengan kawan-kawan baru yang merupakan bagian dari komunitas boomers(fans boomerang) dan PMFC(power metal fans club) dari beberapa daerah Jakarta,Tegal,Pekalongan dan Semarang.Mereka inilah yang menemani saya sampai di stadion Tambaksari.Suasana hangat dan bersahabat yang mewarnai perjalanan saya di kereta api terus tejaga sampai selesainya konser musik ini,sehingga walaupun tiba 4 jam lebih awal di stadion,tidak ada rasa jenuh untuk menunggu dibukanya pintu stadion,layaknya seorang yang menunggu kekasihnya datang dengan hati yang berbunga-bunga.

Tepat jam 12 siang pintu stadion dibuka untuk penonton.Saya dan beberapa kawan dari boomers dan PMFC masuk kestadion.Pertunjukan belum dimulai.Di panggung sebelah kiri masih terlihat Jelly Tobing dan Super Kids sedang melakukan check sound dengan membawakan lagu "Menjilat Matahari" dari band rock legendaris,God Bless.Selang 30 menit kemudian,dari panggung sebelah kiri,seorang mc pria mengumumkan konser musik dimulai.Dibuka oleh sebuah band bernama Daun dari kota Kediri.Nama yang asing buat saya.Namun beberapa kawan mengatakan band ini adalah jawara dari festival band yang diselenggarakan oleh Log beberapa tahun yang lalu.Tidak terlalu istimewa.Mungkin yang cukup menarik perhatian adalah para personel yang berada di barisan depan terdiri dari para kaum hawa yang secara fisik memang punya nilai jual untuk bertarung di industri musik saat ini.Membawakan 2 buah lagu hits dari Evannescene dan 2 lagu karya cipta mereka sendiri.Sound yang keluar masih belum maksimal.Para crew di bagian mixer sepertinya masih berupaya untuk mendapatkan sound output yang bagus.Tapi itu petaka buat Daun sendiri karena mereka akhirnya menjadi band tumbal yang masih sering terjadi di konser musik.Band berikutnya adalah Macan.di sini sound sudah mulai membaik.Penampilan mereka cukup menarik perhatian,terutama si vokalis yang terlihat sangat atraktif dan cukup liar untuk sebuah band rock.Di tengah pertunjukkannya selain membawakan karya-karya sendiri,mereka sempat mengusung reportoar yang familiar bagi pecinta musik rock di dekade 90'an."Home Sweet Home" dari Motley Crue mereka bawakan sangat rapi.Mereka juga membagikan cd dari album terbaru mereka.Untuk band yang terbentuk cukup lama,sudah sepantasnya Macan mendapatkan apresiasi dari industri musik Indonesia.Tapi sayang nama mereka tidak kunjung populer.

Setelah Macan, band yang sudah saya tunggu-tunggu kehadirannya,muncul diatas panggung. Ya,Kalingga.Dulu mereka sempat merilis album rekaman,dan salah satu singlenya "Sumpah Amukti Palapa" sempat menjadi hits.Tapi sayang oleh pihak produsernya Kalingga tidak diberikan promosi yang cukup,terutama pertunjukkan live.Hal ini juga disinggung oleh sang vokalis "Pungky Deaz",nama yang tidak asing buat pecinta musik rock tanah air.Baru di event inilah kesempatan itu datang.Sebuah penantian yang cukup panjang.Melihat nama-nama besar yang berdiri di balik Kalingga,sepertinya mereka tidak akan mengecewakan.Dan hal ini dibuktikan oleh mereka.Walaupun hanya tampil dengan 3 buah lagu,tapi sangat memuaskan.Yang paling menyebalkan adalah saat Kalingga membawakan lagu hits mereka "Sumpah Amukti Palapa",pihak crew sound kembali mengutak-atik mesin mxer.Yang terjadi hanya sound control yang bunyi.Mungkin ini bisa dijadikan bahan evaluasi buat Log Zhelebhour di event-event mendatang untuk lebih mempersiapkan masalah tekhnis yang ebih matang.Jangan hanya karena band-band yang tampil di awal tidak mempunyai massa yang besar,kemudian penampilan mereka tidak mendapatkan perhatian lebih.

BERSAMBUNG KE SINI