SAMBUNGAN DARI SINI
Kesaksian Wiwid Corank
- TEMPAT : stadion tambaksari,surabaya
- WAKTU : 3 oKTOBER, 2010 , 12.00 - 24.00 WIB
- BAND : DAUN, MACAN, KALINGGA, KRISYANTO, ENDANG SOEKAMTI, WORK STATION, MUKJIZAT, KOBE, U9 Feat.JHON PAUL IVAN, HARLEY ANGELS, ELPAMAS, GRASS ROCK, POWER METAL Feat.MEL SHANDY, SUPERKIDS, SAS, JAMRUD Feat.EET SYACHRONIE, BOOMERANG
"Serigala Malam" menjadi nomor pembuka dari band yang mempunyai logo tapal kuda ini.Ya,Power Metal tampil di panggung sebelah kanan.Adrenaline yang sempat menurun karena penampilan para "Edward" culun yang bermake up dibalik nama besar "Grass Rock",kembali memanas.Kibaran kaos,baliho,handuk mulai bertebaran di udara.Band yang pernah mendapatkan "Band Pendatang Baru Terbaik" versi BASF award melalui album perdananya,"Power One" adalah band metal yang sangat disegani di tanah air.Bahkan oleh band-band metal sekarang yang berangkat dari musik underground menaruh hormat sama mereka.Nomor berikutnya adalah "Angkara","Hidup"(dari album terbaru mereka,"Ninth Sense") dan anthem "Satu Jiwa".Setelah itu muncul lady rocker kota kembang "Mel Shandy" yang menjadi featuring mereka."Ulah Tuan Dan Nyonya" menjadi nomor membuka Mel Shandy yang penampilannya berbeda dengan beberapa waktu silam saat masa jayanya.Jilbab sudah menutupi dengan stelan baju ala army style.Kombinasi yang menawan.Mengingatkan saya kepada Achi,mantan vokalis Dinning Out,band metalcore yang sama-sama dari kota kembang.Selanjutnya nomor cadas "Nyanyian Badai" semakin memanaskan suasana.Penonton mulai menggila dan koor massal menggema di stadion Tambaksari mengiringi tembang yang pernah mengacak-acak tangga lagu radio-radio swasta nasional di tahun 90'an.Lagu ini masih terasa sangat mengerikan bagi saya,walaupun band band cadas sekarang mampu membuat yang lebih brutal dari lagu ini.Adrenaline penonton sejenak diturunkan oleh hit "Bianglala".Kembali,sound yang keluar tidak begitu bagus dan vokal Mel tidak mampu mencapai range yang memang walaupun ini lagu slow tapi butuh oktan tinggi yang setara dengan lengkingan serigala dari distorsi gitar Ricky,Seringai.Sehingga lagu yang sebetulnya bisa menyayat sembilu ini,jadi lewat begitu saja.Sebagai penutup penampilan mereka,"Timur Tragedi" jadi nomor pilihan untuk duet Mel Shandy dan Arul Erfansyah.Penonton kembali memanas,namun sayang di beberapa bagian lagu tempo mereka tidak tepat.Tapi hal ini tidak menyusutkan rakyat metal untuk tetap mengibaskan kaos dan handuknya serta mengacungkan tiga jari.
"Menjilat Matahari" yang merupakan hits dari God Bless di album "Raksasa" menjadi nomor pembuka Super Kids,band rock veteran yang pernah dibentuk oleh alm.Deddy Stanzah,yang tampil di panggung sebelah kiri.Kali ini Jelly Tobing tampil sebagai leader,dibantu oleh Deddy Dores pada gitar(akhirnya muncul juga beliau,setelah lama nama besarnya redup sebagai pencetak lady rocker handal),Ukmal Tobing pada drum menggantikan posisi ayahnya,dan seorang gitaris lagi yang tidak begitu saya kenal."Cemburu" yang menjadi hits Super Kids dibawakan sebagai lagu kedua.Sepertinya dalam event ini,Jelly Tobing ingin memperkenalkan putranya dengan memberikan ruang untuk bersolo drum.Sebagai lagu pamungkas mereka membawakan "When I Saw Her Standing There" dengan corak modern rock.Dilanjutkan oleh penampilan SAS,dimana Arthur Kaunang juga membawa putranya pada gitar dan meminjam Ukmal Tobing pada posisi drum.Dibuka dengan intro solo keyboard dari Arthur Kaunang yang dilanjutkan sebuah tembang lawas SAS yang berbau balada.Sayang vokal Arthur tidak keluar,sehingga saya tidak bisa mengenali lagu ini.Dilanjutkan dengan nomor cadas "Baby Rock" dari album pertama mereka di tahun 1976.Saya sempat menitikkan air mata,terharu karena nomor ini sempat menjadi playlist saya berbulan-bulan saat saya duduk di bangku sekolah dasar,saat awal saya mengenal musik rock,saat SAS mengeluarkan album rekaman" Baby Rock 1990 New Arrangement".Saya lihat penampilan Arthur masih begitu prima di usianya yang mulai senja.Arthur masih mampu meloncat dengan menenteng dan mencabik bassnya,persis seperti yang beliau lakukan saat saya pertama kali melihat penampilan SAS di stadion Notohadinegoro Jember,setelah dirilisnya album "Sirkuit" yang dijadikan nomor kedua malam itu.Penampilan mereka ditutup oleh "Enter Sandman" dari Metallica yang dibawakan secara jamming dimana Jelly Tobing ikut juga ngedrum duet bersama anaknya.Ditengah-tengah lagu diisi oleh solo drum dari Jelly Tobing dan solo bass dari Arthur Kaunang.Penampilan yang sangat mengesankan dari veteran rock yang masih mampu bermain sangat bagus.Sebuah reuni yang tidak akan pernah saya lupakan sepanjang hidup saya.
Dan akhirnya konser ditutup oleh dua band yang pernah menghasilkan hits-hits di saat pasar musik rock di indonesia mulai mengalami kelesuan di awal tahun 2000 an.Ya,kita sambut Jamrud di panggung sebelah kanan,disusul Boomerang di sebelah kiri.Nomor-nomor gahar mereka,disajikan dengan kekuatan penuh.Lagu-lagu manis bernuansa balada yang menjadi senjata mereka bertarung di industri musik,jarang mereka bawakan.Pilihan tepat yang layak diacungi dua jempol dan sesuai sekali dengan title event ini.
Secara keseluruhan,event "Log For Rock" ini cukup bagus dan membawa angin segar buat pecinta musik rock arus utama yang sebetulnya masih setia dan merindukan band-band baru berkualitas.Semoga semangat yang dibangun melalui event ini terus membara dan Log Zhelebhour sebagai media aspirasi mereka mampu kembali mencetak band-band baru yang bisa mewarnai industri musik arus utama di Indonesia.
"MARILAH KAWAN,SAMBUTLAH KAMI, ACUNGKAN TANGAN, SALAM TIGA JARI!!!"






