ISI PERNYATAAN AVANGED SEVENFOLD MEMBATALKAN KONSER
CONCERT IN JAKARTA, INDONESIA CANCELLED
Posted May 1 2012
Over the years, Jakarta, with its many loyal A7X fans, has become one of our favorite cities to visit. And so it is with the deepest regret that we announce tonight's (May 1) concert in Jakarta, Indonesia has been cancelled.
Upon arriving at the venue in the morning and consulting with local production staff it was determined that the stage at Carnaval Beach was not safe and would endanger the band and the thousands of fans who had purchased tickets. Although the building of a stage is the responsibility of the promoter, not the band, our production crew made every effort to work with local staff to find a way to overcome concerns and put on a safe event. Unfortunately the safety concerns were too great and made it impossible for us to perform.
You may read reports from others that the show was cancelled because the band was worried about its security. Do not believe it. There is only one reason the show was cancelled: the stage had numerous defects and was not safe and our fans, as well as the band and crew, could have been hurt.
Words cannot adequately express how disappointed we are at missing the opportunity to play in Jakarta.
**UPDATE**
We have been advised by the promoter that full refunds will be issue to ticketholders at the Twin Plaza Hotel Ballroom on May 5 between the hours of 10:00 A.M. and 3:00 P.M.
http://www.avengedsevenfold.com/news/concert-jakarta-indonesia-cancelled
PEMBUATAN PROFIL BAND WEBSITE
Apakah anda band atau musisi ? Belum memiliki profil band atau profil musisi ? Yah, di era google seperti sekarang ini, PROFIL, bagaimanapun juga sangat utama dan tidak bisa dilepaskan dari demo musik yang anda buat untuk diajukan ke label musik, event organizer, maupun kepentikan promosi lainnya.
Seorang produser di label (yang terpaksa tidak bisa kami sebutkan) mengatakan kepada kami, bahwa image band terlihat dari bagaimana band tersebut mengemas produknya dengan baik. Bukan saja bagaimana mereka mengikuti perkembangan trend musik, tapi wajib juga mengikuti perkembangan teknologi. Baik itu teknologi perekaman maupun teknologi media promosi/informasi.
Masih menurut si Produser, di media serba internet sekarang ini, yang apa-apa serba di cari lewat mbah google, maka wajib hukumnya band-band yang ingin maju dan serius di musik memiliki website, bukan sekedar punya facebook atau jejaring sosial lain yang bersifat gratisan. Keberadaan website akan menjadi sebuah kantor dan management si band , atau istilah kerennya OFFICIAL WEBSITE yang akan menjadi sumber dan arus informasi band atau musisi terkait. Itulah mengapa dalam ketentuan penerimaan demo musik, sekarang-sekarang ini sejumlah label meminta band turut menyertakan alamat official websitenya. Bahkan beberapa label besar juga telah membuka penerimaan demo secara online pada situs-situs resmi mereka, sekali lagi, dalam formulir pengiriman online, mereka meminta si band mencantumkan alamat website resmi mereka.
Apa yang dikatakannya sangat masuk akal. Ini analisa kami :
ketika orang banyak mencari sesuatu lewat google, bisa jadi mereka "nyasar" masuk ke website anda. Artinya, secara otomatis mereka membaca, mengetahui dan ketika penasaran, mereka mendownload musik anda.
Memiliki sebuah official website, itu artinya akan menaikkan pamor, image, atau apalah namanya terhadap band atau karya anda, mengingat rata-rata, sekarang ini yang punya website cuma band terkenal saja. Band indie masih jarang yang menyadari pentingnya memiliki website. Dengan memiliki website, band anda menjadi terlihat serius dalam bermusik dan memanagement produk.
Jika anda menempatkan musik atau mp3 anda di 4shared, indowebster atau hosting-hosting gratis lainnya, para pendownload tidak akan pernah tahu siapa sebenarnya yang membuat musik tersebut. Itu artinya anda akan memiliki kerugian besar dalam berkarya. Mereka tidak tahu itu karya siapa dan anda tidak punya kesempatan membuka kerjasama dengan orang-orang berduit yang akan mendukung karya anda.
Sekedar memiliki facebook atau twitter juga tidak cukup. Bayangkan, siapapun juga sekarang ini punya facebook. Sifat Facebook cuma sebagai jejaring sosial yang kadang dalam status-statusnya, para facebooker menuliskan banyak hal, memaki-makipun kadang dituliskannya pula. Orang juga seenaknya promosi di facebook kita sehingga segalanya menjadi tidak fokus. Account-account facebooker pun banyak yang bohong. Celakanya malah banyak yang membuat account milik artis, label atau fans page band yang sudah terkenal entah dengan tujuan apa. Karena faktor dan sifatnya sebagai jejaring sosial itulah, maka facebook atau twitter bukan lahan yang tepat untuk bisnis serius.
Keuntungan lainnya adalah band yang memiliki website juga bisa sekaligus berjualan mp.3 di situsnya. Contact person dalam website terkait menjadi sangat layak untuk di hubungi pihak-pihak terkait yang ingin mengajak bekerjasama atau hal-hal serius lainnya.
Menanggapi fenomena diatas, Padepokan Gerilya yang sudah sekian tahun concern dalam eksplorasi gagasan dan strategi bermusik , menjawabnya dengan mempelopori pembuatan website khusus band atau musisi.
Yang perlu diingat adalah : promosi ini adalah posting pertama yang muncul di halaman google, Artinya, jika anda menemukan promo lain yang menyangkut spesifikasi ini, itu artinya tetap kami, Padepokan Gerilya-lah yang pertama kali melakukannya.
SUMBER TULISAN :
CHERRY BELLE BUBAR INIKAH PENYEBABNYA ?
Girl band Cherry Belle atau kurang lebih yang memiliki arti "Manis dan Cantik" ini, santer dikabarkan bubar ? Benarkah Girl band yang terbentuk melalui tahap audisi dan pelatihan kematangan vokal dalam waktu sesingkat-singkatnya yakni satu bulan saja ini, bubar ?
Beberapa rumor yang beredar menyatakan adanya persaingan sengit ditubuh Cherry Belle yakni memperebutkan cowok. Hingga menyebabkan dua personil Cherry Belle yakni Wenda (23) dan Devi (25) hengkang dari group "Manis dan Cantik" tersebut. Namun, pihak manajemen Cherry Belle membantah adanya rumor tersebut. Dino yang merupakan produser Cherry Belle menyatakan bahwa Cherry Belle tidak bubar, kita hanya sedang dalam proses perombakan / replace, dan kepergian Wenda dan Devi merupakan salah satu bagian dari proses tersebut, " menurut kami mereka berdua sudah tidak cocok lagi dengan usia personil lainnya yang berkisar antara 18-21 tahun."
Sepertinya alasan tersebut tidak bisa diterima oleh para fans Cherry Belle, karena jika ada sistem replace yang diterapkan oleh pihak manajemen Cherry Belle, berarti untuk personil lain yang akan segera berulang tahun, harus berhati-hati karena itu tandanya mereka juga harus siap-siap untuk di-replace seperti Wenda dan Devi.
Mungkinkah hal tersebut ada kaitannya dengan sapaan akrab Cherry Belle yaitu ChiBi atau yang berarti kecil dan lucu ? bisa jadi usia Wenda dan Devi sudah tidak terbilang kecil dan lucu lagi.
Beberapa rumor yang beredar menyatakan adanya persaingan sengit ditubuh Cherry Belle yakni memperebutkan cowok. Hingga menyebabkan dua personil Cherry Belle yakni Wenda (23) dan Devi (25) hengkang dari group "Manis dan Cantik" tersebut. Namun, pihak manajemen Cherry Belle membantah adanya rumor tersebut. Dino yang merupakan produser Cherry Belle menyatakan bahwa Cherry Belle tidak bubar, kita hanya sedang dalam proses perombakan / replace, dan kepergian Wenda dan Devi merupakan salah satu bagian dari proses tersebut, " menurut kami mereka berdua sudah tidak cocok lagi dengan usia personil lainnya yang berkisar antara 18-21 tahun."
Sepertinya alasan tersebut tidak bisa diterima oleh para fans Cherry Belle, karena jika ada sistem replace yang diterapkan oleh pihak manajemen Cherry Belle, berarti untuk personil lain yang akan segera berulang tahun, harus berhati-hati karena itu tandanya mereka juga harus siap-siap untuk di-replace seperti Wenda dan Devi.
Mungkinkah hal tersebut ada kaitannya dengan sapaan akrab Cherry Belle yaitu ChiBi atau yang berarti kecil dan lucu ? bisa jadi usia Wenda dan Devi sudah tidak terbilang kecil dan lucu lagi.
5 SELEBRTIS DUNIA DENGAN BUSANA SELALU SEDERHANA
Jika banyak selebrtis yang berlomba-lomba menarik perhatian publik dengan penampilan berbusana mereka yang heboh dan semenarik mungkin, maka beda halnya dengan 5 selebritis yang satu ini. Mereka lebih tampil apa adanya, tanpa harus mengumbar lekuk tubuh, karena sepertinya mereka memang lebih suka memamerkan karya terbaik mereka ketimbang memamerkan paha, pantat dan dada.
Inilah "5 SELEBRTIS DUNIA YANG SELALU TAMPIL DENGAN BUSANA SEDERHANA" yang berhasil dihimpun oleh redaksi pagerzine.com.
ADELE
KELLY CLARKSON
AVRIL LAVIGNE
ALICIA KEYS
CELINE DION
MENGENAL ADELE LEBIH DEKAT
Makin banyak saja orang yang terhipnotis dengan penyanyi bersuara berat asal Tottenham, North London, Inggris, Adele Laurie Blue Adkins atau akrab disapa Adele. Adele adalah seorang penulis lagu sekaligus musisi yang telah banyak menorehkan prestasi di bidangnya. Dia telah bergelut di dunia musik sejak usianya masih 4 tahun. Perempuan kelahiran 05 Mei 1988 ini menghipnotis fans-nya dengan lirik-lirik lagu yang seperti bertutur dengan tema patah hati. Kandasnya hubungan Adele dengan sang kekasih merupakan inspirasi tertinggi untuk karya-karyanya saat ini. Tak hanya dari kalangan rakyat biasa, banyak juga selebriti dunia yang mengacungkan jempol untuk Adele. Untuk setiap penampilannya yang selalu total dan sederhana, namun mampu membuat jutaan orang terhenyak sejenak dengan alunan suaranya yang berat dan dengan lirik lagu yang perih menyayat hati. Banyak juga selebriti yang terbawa emosi saat Adele sedang melantunkan tembang-tembangnya, seperti Pink yang mengaku ingin sekali memukul mantan kekasih Adele itu.
Ya, sebagai seorang musisi Adele bisa dibilang sukses dengan karya-karyanya. Dua albumnya yang bertajuk “19” dan “21” laku keras di pasaran hingga menembus angka penjualan sembilan juta kopi diseluruh dunia, dan berhasil menjadi album terlaris dalam sepuluh tahun belakangan ini.
Terlahir dari keluarga yang sederhana, Adele yang dibesarkan oleh ibunya yang merupakan single parents dan bersatatus sebagai penjual mebel, membuat Adele berjuang keras untuk meraih mimpi-mimpinya. Spice Girls, Aaliyah, Destiny’s Child dan Mary J. Blige merupakan pengaruh terbesar bagi Adele untuk memulai karirnya di dunia musik.
Kesuksesan yang berhasil dijemputnya tak lantas membuat Adele menjadi sosok yang “Wah!”. Adele tetap sederhana dan tampil apa adanya, karena memang yang ingin ditonjolkan darinya bukanlah postur tubuh yang sexy, kostum yang mewah meriah, atau musik yang berlebihan. Adele lebih ingin mempersembahkan karyanya ketimbang hal-hal yang berlebihan seperti diatas. Meskipun ada saja pihak yang mengejek penampilan Adele dengan mengatakan postur tubuh Adele terlalu gemuk untuk menjadi seorang bintang. Mendengar hal yang seperti itu, Adele tetap bersikap bijak dengan mengatakan “Aku merepresentasikan sebagian besar wanita dan aku sangat bangga dengan itu”. Ya, mungkin bisa dibilang kalau Adele adalah bintang yang tidak neko-neko.
Namun, banyak pihak yang tidak mengetahui bahwa Idola mereka yang satu ini tengah menjalani operasi tenggorokan. Adele menderita polip di pita suaranya dan mengalami pendarahan, hingga menyebabkan suaranya menghilang. Adele harus menjalani operasi laser untuk memotong polip ditenggorokannya. Adele telah menjalani proses operasi laser tersebut sejak bulan November 2011 hingga kini Februari 2012.
TEKSTURE DAN DESAIN BUNYI ALA WAITING ROOM
Akhir Oktober 2011, dalam sebuah perjalanan sepulang dari Metropolutan dalam gerbong kereta kelas ekonomi. Tercetus ide dari para bujang, Andi Getta Prayudha (Gitar), Julius Didit Setyawan (Lead Gitar/Latar Vokal) dan juga Alta Karka (Vokal/Cajon). Mereka adalah Pathetic Waltz dari Surakarta.
Berbincang-bincang ringan diantara sesak udara panas, suara bising mesin kereta, dan juga lelah dalam paket celoteh pedagang asongan. Ingin menuangkan dalam nada-nada, tentang unsur-unsur kehidupan yang penuh dengan kekonyolan, penuh pertengkaran, basa-basi, kepiluan dan juga keterasingan dari merah muda. Lantas diambillah sebuah nama “Pathetic Waltz” yang diadopsi dari sebuah judul lagu milik Pure Saturday.
Desember tahun 2011 lalu, mereka mulai merekam lagu mereka yang pertama, berjudul “Waiting Room” secara home recording dan studio. Seluruhnya dengan cara multitrack dan dikerjakan dalam satu bulan setengah untuk penggarapan dari persiapan materi hingga mixing. Mixingpun dilakukan dengan mandiri dan sederhana di sebuah ruang yang juga sederhana pula.
Ketakutan sederhana dan skill yang apa adanya, dijadikan jalan menuju ruang untuk menuangkan corak warna-warni dunia dalam kanvas Pop. Dengan bilur-bilur nuansa folk, akustik gitar yang sarat akan kesederhanaan dan juga vokal ceria yang menyembunyikan lukanya.
Peluncuran single ini dilakukan dalam waktu yang berbeda lewat media di dunia maya. Karena melihat potensi yang ada sekarang ini, maka Pathetic Waltz juga membuat websitenya sendiri di www.patheticwaltz.com yang
diperuntukkan dalam hal menulis dan juga streaming lagu serta update informasi lainnya.
Single ini sendiri bercerita tentang sebuah ruang sapihan dengan segala dekorasinya, yang mana kami bahkan kita semua sebagai manusia menjadi pengisi dalam ruang ini “Tentang ruang dan pengisi ruang”. “Dalam ruang
ini kami berbicang dan minum teh bersama, menyepakati suatu hal tentang sebuah luka, luka yang kami pikir telah menyembunyikan perihnya. Luka yang kami enggan untuk memperdulikanya”. tutur Andi Getta.
Memang menyatakan kejujuran yang paling murni adalah sesuatu hal yang sangat sulit dilakukan. Apalagi kejujuran tersebut terkait tentang keseimbangan antara kebahagiaan dan kepiluan. Keduanya memang saling
bertolak belakang seperti dua sisi mata uang. Namun, kita menyadari kedua hal tersebut adalah hal yang tak mungkin dapat kita hindari. “Keduanya adalah jurang yang pasti kita temui dalam sebuah perjalanan. Begitu halnya dalam single “Waiting Room” yang bercerita tentang ruang secara realita”, tambah Julius Didit .
Saat ini, Pathetic Waltz diibaratkan seperti seorang pendaki yang memulai melangkahkan kaki kecilnya dari satu langkah ke langkah yang lain, dari satu dasar ke ketinggian berikutnya. “Tanpa harus kami bahkan kita semua menghamburkan pilu, ada hal yang membahagiakan di setiap sudut ruang tunggu”, imbuh Alta Karka.
Sebuah press realease for www. pagerzine.com
Website: www.patheticwaltz.com
Twitter: @PatheticWaltz
Facebook: fb.me/PatheticWaltz | C/P: 085647 026 735
AYU TING TING, ONDEL-ONDEL KAMPUNG
Single pertama Ayu Ting Ting berjudul "Sik Asik" yang dirilis pada tanggal 16 Januari 2012 dan ditayangkan secara langsung dan spektakuler oleh MNCTV. Pasalnya, pada peluncuran single Ayu Ting Ting tersebut Ayu menggandeng tiga desainer handal sekaligus dan sederet artis top lainnya ikut ambil bagian dalam acara ini.
Dibalik kemeriahan acara yang bertajuk "It's Me Ayu Ting Ting" ini, banyak sekali komentar-komentar pedas seputar penampilan Ayu pada malam itu. Protes pedas tersebut tidak hanya datang dari kaum anti Ayu Ting Ting, tapi beberapa diantara mereka juga merupakan fans setia Ayu Ting Ting. Ayu digadang-gadang meniru penampilan penyanyi dunia Lady GaGa (tiruannya dikatakan tanggung dan gagal, alhasil terkesan norak), make-up yang terlampau tebal dan menor membuat penampilan
Ayu terlihat 20 tahun lebih tua dari usianya, bahkan ada juga yang tanpa ampun mengkritik penampilan Ayu dengan menyamakannya dengan ondel-ondel kampung. Harapan besar agar Ayu bisa tampil apa adanya, datang dari fans-fans Ayu yang pada malam itu juga merasa kecewa dengan penampilan Ayu yang dinilai berlebihan. Penampilan Ayu pada malam itu sungguh berbanding terbalik dengan artis-artis yang mendampinginya, seperti Mulan Jameela dan Vicky Shu.
Ayu terlihat 20 tahun lebih tua dari usianya, bahkan ada juga yang tanpa ampun mengkritik penampilan Ayu dengan menyamakannya dengan ondel-ondel kampung. Harapan besar agar Ayu bisa tampil apa adanya, datang dari fans-fans Ayu yang pada malam itu juga merasa kecewa dengan penampilan Ayu yang dinilai berlebihan. Penampilan Ayu pada malam itu sungguh berbanding terbalik dengan artis-artis yang mendampinginya, seperti Mulan Jameela dan Vicky Shu.
SECUPLIK DI BALIK DEWA BUDJANA
Seperti gitaris lain di dunia, I Dewa Gede Budjana (B. 30 Agustus 1963) tidak benar-benar memiliki pendidikan formal di bidang musik, kecuali untuk beberapa tahun saja belajar gitar klasik disebuah sekolah tinggi. Budjana mengaku tidak lahir di keluarga musisi profesional, Ayahnya seorang jaksa sementara kakek-neneknya hanya memainkan musik gamelan tradisional di saat waktu luang mereka.
Guru pertama Dewa Budjana adalah kuli bangunan yang tinggal di dekat rumahnya di Kabupaten Klungkung, Bali. Gairah bermusiknya semakin kuat, terlebih ketika Budjana pindah ke kota besar di Surabaya dan mengambil kursus musik klasik.
Awalnya Budjana bermain di ranah pop dan rock, namun mendadak pria berkumis ini berbelok berat ke jazz setelah dia mengetahui orang-orang seperti John Mc Laughlin, Pat Metheny, Jeff Beck, John Abercrombie, Chick Corea pun belajar Jazz. Prestasi pertamanya adalah saat tahun 1984, lagu Nusa Damai (Pulau Damai) mendapat di Kontes Musik bergengsi di tahun 1984.
Setelah lulus, Budjana hijrah ke Jakarta untuk mengejar karir sebagai musisi profesional. Dia datang ke maestro jazz, Jack Lesmana ( ayah Indra Lesmana) yang mengajarkan filsafat jazz pada Budjana.
Setelah melakukan pertunjukan di berbagai club, skill Budjana rupanya menarik perhatian banyak seniman sekaligus mengajaknya berkolaborasi. Dia bergabung dengan beberapa band, salah satunya Java Jazz, juga bekerjasama dalam proyek-proyek lain bersama musisi seperti Erwin Gutawa, Elfa Secioria dan Addie MS.
Meski reputasinya tumbuh sebagai gitaris top-notch, selera pribadi Budjana justru pada elektrik, satu selera yang membawanya mendirikan grup pop GIGI pada tahun 1994, bersama dengan gitaris Baron Arafat, bassist Thomas Ramdhan, drummer Ronald dan penyanyi Armand Maulana. Kelompok ini bertahan sampai sekarang.
PESERTA TAKE ME OUT PESTA SEKS
Take Me Out, ajang pencarian jodoh yang berubah menjadi ajang pesta seks bebas. Pesta dua hari dua malam yang dilakukan oleh 90 orang peserta Take Me Out dengan tujuan agar bisa saling kenal satu sama lain, berubah menjadi pesta minuman keras dan seks.
Foto-foto mereka saat sedang larut dalam pesta minuman keras beredar luas di Internet dan menjadi bahan perbincangan diberbagai media. Bahkan salah satu peserta Take Me Out versi Inggris ini menyatakan pesta seks tak terhindarkan karena masing-masing dari mereka dalam keadaan mabuk berat.
Dalam situasi seperti ini, hubungan seks antar peserta pun tak terhindarkan, ada pasangan yang langsung masuk kamar, tapi tak sedikit dari mereka yang melakukan hubungan seks secara bersamaan di dalam ruangan yang sama, bahkan ada seorang peserta wanita yang melakukan hubungan seks dengan tiga orang pria sekaligus. Dan beberapa peserta pria sengaja memamerkan alat kontrasepsi mereka tanpa malu-malu, beberapa peserta wanita pun terlihat menikmati permainan, saat pakaian mereka mulai ditanggalkan satu per satu.
BEYONCE MELAHIRKAN
Setelah pernikahannya pada 4 April 2008 lalu di New York City, pasangan rapper Jay-Z atau yang bernama asli Shawn Carter dengan penyanyi RnB Beyonce Giselle Knowles, pada tanggal 7 Januari 2012 lalu resmi menjadi Ayah dan Ibu.
Di Rumah Sakit Lenox Hill, Manhattan New York, Beyonce melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Ivy Blue Carter.
Diduga nama Ivy berasal dari angka empat romawi, “IV” karena pasangan kulit hitam ini sangat menggemari angka empat. Hal ini terlihat dari tanggal lahir Beyonce yakni 4 September dan Jay-Z pada 4 Desember, tak hanya sampai disitu, pernikahan mereka pun diselenggarakan pada tanggal 4 April dan pelantun 'Irreplaceable' itu pun menamai album teranyarnya “4”. “Blue” diambil dari kesukaan Jay-Z pada nama Blue. Jay-Z pernah mengungkapkan kesukaannya terhadap nama “Blue” dan ia pun memiliki beberapa album dengan mengusung nama “Blue”, diantaranya “Blueprints”, “The Blueprint”, “The Blueprint 2”, dan “The Blueprint 3”. Sedangkan Carter diambil dari nama belakang Jay-Z.
Diduga nama Ivy berasal dari angka empat romawi, “IV” karena pasangan kulit hitam ini sangat menggemari angka empat. Hal ini terlihat dari tanggal lahir Beyonce yakni 4 September dan Jay-Z pada 4 Desember, tak hanya sampai disitu, pernikahan mereka pun diselenggarakan pada tanggal 4 April dan pelantun 'Irreplaceable' itu pun menamai album teranyarnya “4”. “Blue” diambil dari kesukaan Jay-Z pada nama Blue. Jay-Z pernah mengungkapkan kesukaannya terhadap nama “Blue” dan ia pun memiliki beberapa album dengan mengusung nama “Blue”, diantaranya “Blueprints”, “The Blueprint”, “The Blueprint 2”, dan “The Blueprint 3”. Sedangkan Carter diambil dari nama belakang Jay-Z.
PROMOSI RADIO
Bagi perusahaan rekaman besar, radio kontemporer adalah alat penting untuk mempromosikan para artis dan mendorong penjualan kaset. Orang-orang yang bertanggung jawab dalam mengusahakan agar lagu-lagu diudarakan di radio biasanya dari departemen promosi perusahaan rekaman. Dalam beberapa kasus, perusahaan promosi independent disewa oleh perusahaan rekaman untuk mempromosikan single-single tertentu.
Prosesnya dimulai ketika perusahaan rekaman memilih satu single, kemudian melalui departemen promosi ditentukanlah stasiun-stasiun radio yang akan memutarnya. Pada tahap ini, setiap direktur program stasiun radio akan diminta untuk menambahkan lagu ini dalam daftar lagu yang diputar setiap hari. Staf promosi menghubungi stasiun radio setiap minggu untuk mengecek berapa kali lagu itu diputar. Bila mungkin, mereka akan mencoba meyakinkan direktur program untuk meningkatkan frekuensi siar lagu tersebut.
Kesuksesan single tersebut mungkin dibantu oleh permintaan dari para pendengar radio. Karena umumnya bola digulirkan oleh staf promosi perusahaan rekaman, maka penting memiliki orang-orang yang antusias dalam mempromosikan kasetmu. Ini satu alasan besar mengapa lagu-lagu tertentu sering sekali diputar sementara lagu-lagu lainnya jarang, ini berkaitan dengan seberapa baik hubungan orang-orang promosi dengan direktur program stasiun radio.
Jenis stasiun radio berbeda-beda, yang memainkan segala jenis musik dari oldies sampai musik rock paling gres. Daftar lagu-lagu yang mereka mainkan dimonitor oleh Broadcast Data Systems (BSD) dan Album Network. Pemantauan ini memberi gambaran pada industri musik mengenai lagu-lagu baru dan rotasi (jumlah pemutaran) hasil rekaman.
Walaupun tampaknya peranan radio telah diambil alih oleh video musik, jangan menganggap remeh lagu-lagu yang dimainkan di radio. Dalam banyak cara, radio memberi dukungan pada video, yang pada gilirannya akan “mengobarkan” penjualan album tiket konser. Ini terutama berlaku di pasar lokal dimana promotor konser sangat mengandalkan stasiun radio lokal untuk mempromosikan konser-konser yang mereka gelar.
BAND CARABIA ON SINGLE TERSENYUMLAH RILIS FEBRUARI 2012
CARABIA, sebuah proyek band yang berasal dari kota Ciputat, Tangerang, siap merilis single perdananya yang diberi tajuk " Tersenyumlah ". Menurut Wandi, dedengkot Carabia yang berhasil dihubungi via telpon oleh awak Majalah Pagerzine, CARABIA dipastikan merilis single tersebut di seluruh radio Indonesia per Februari 2012. Meski demikian, bagi publik yang penasaran dengan materi lagu terkait , sudah dapat menikmatinya lewat NSP dengan cara mengetik CARAU kirim ke 1212 .
CARABIA memang bukan muka baru di dunia musik, Band yang digawangi oleh Wandy Erdian (Vocalist), Hari Saputra / Pawpaw (Lead Guitar), Ridoe (Guitar), Wawan Suhaendi (Bassist) dan Emier Viali (Drummer) ini sudah cukup lama berkeliaran di panggung-panggung musik gerilya dengan mengusung corak British pop. Di tengah banjirnya lagu-lagu Melayu, band ini tetap setia dalam genrenya tanpa sedikitpun terpengaruh untuk ikut-ikutan merubah warna musik mengikuti trend seperti band lainnya.
Kesetiaan ini rupanya berbuah baik. Desember 2011, CARABIA ditahbiskan berada dibawah naungan Waybe Music Indonesia setelah sang big bos terheran-heran dengan sejumlah materi lagu mereka yang dianggap cukup punya kualitas sekaligus nilai jual.
CARABIA memang bukan muka baru di dunia musik, Band yang digawangi oleh Wandy Erdian (Vocalist), Hari Saputra / Pawpaw (Lead Guitar), Ridoe (Guitar), Wawan Suhaendi (Bassist) dan Emier Viali (Drummer) ini sudah cukup lama berkeliaran di panggung-panggung musik gerilya dengan mengusung corak British pop. Di tengah banjirnya lagu-lagu Melayu, band ini tetap setia dalam genrenya tanpa sedikitpun terpengaruh untuk ikut-ikutan merubah warna musik mengikuti trend seperti band lainnya.
Kesetiaan ini rupanya berbuah baik. Desember 2011, CARABIA ditahbiskan berada dibawah naungan Waybe Music Indonesia setelah sang big bos terheran-heran dengan sejumlah materi lagu mereka yang dianggap cukup punya kualitas sekaligus nilai jual.
5 PENYEBAB YANG MEMISKINKAN KUALITAS MUSIK INDONESIA
Agust Marciano dari Pagerzine membuat catatan kecil terkait kemerosotan kualitas musik Indonesia dari waktu ke waktu. Ke lima hal yang dicatatkan dibawah ini sepertinya memiliki andil yang cukup besar sehingga membuat musik Indonesia tidak lagi menjadi wacana musik bagi negara-negara tetangga seperti era-era 80 hingga 90 an dulu. Bukan hanya itu, secara bisnis, kini musik Indonesia tidak lagi memiliki pasar yang luas mengingat 20 tahun lalu penjualan musik Indonesia sesungguhnya sempat berhasil menembus toko-toko asia tenggara. Silahkan simak catatan berikut :
5 Penyebab Dunia Musik Indonesia Makin Suram Dan Memalukan
Berikut ini merupakan fakta-fakta yang terjadi di industri musik Indonesia, yang mengakibatkan dunia musik Indonesia menjadi semakin membosankan, memalukan dan suram :
Plagiat
Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas.
Di Indonesia sendiri banyak plagiator-plagiator yang tidak mengakui bahwa dirinya plagiat (meskipun banyak juga yang tidak plagiat, namun pamor mereka kalah oleh yang plagiat), baik itu penyanyi solo, group band, pengarang lagu dan banyak lagi. Mereka beralasan, hanya meng-influence aliran/genre musiknya saja, dan itu sudah menjadi satu senjata andalan bagi mereka untuk beralasan. Dan ketika salah satu penyanyi solo atau group band sukses dengan ke-plagiator-annya, maka yang lain sepertinya berlomba-lomba untuk mengikuti jejak plagiator sukses tersebut. Dan akhirnya, semakin membosankan musik Indonesia.
Lip-sync
Lip-sync atau lip-synch adalah istilah teknis untuk pencocokan gerakan bibir dengan suara. Dalam sebuah konser musik atau siaran langsung di televisi, lip sync merupakan hal yang kontroversial.
Di negara China, kementrian kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan tentang lip sync pada bulan Agustus 2009. Kementerian mengeluarkan kebijakan itu karena menilai bernyanyi lip sync termasuk kebohongan publik. Dan sebulan dari itu, dua penyanyi China, Starlets Yin Youcan dan Fang Ziyuan kedapatan hanya bercuap-cuap saat mereka konser di Provinsi Sichuan. Mereka di denda sekitar 80 ribu yuan atau RRp. 110 juta sekaligus menjadi korban pertama kebijakan kementrian kebudayaan. Kebijakan itu dikeluarkan karena pada tahun 2008, panitia Olimpiade Beijing melakukan tindakan kontroversial. Memasang gadis muda yang bernyanyi lip sync saat upacara pembukaan Olimpiade. Panitia beralasan tindakan itu dilakukan karena penyanyi sebenarnya tidak cukup cantik untuk ditunjukkan ke seluruh dunia.
Di Indonesia sendiri, lip sync menjadi sesuatu yang wajar dan pelaku nya pun sepertinya nyaman-nyaman saja (yang penting di bayar kata "mereka"). Banyak acara-acara pagelaran musik yang menggunakan "jasa" lip sync, baik itu di siarkan langsung oleh televisi maunpun tidak. Dan acara tersebut sukses menyedot penonton dan menaikkan rating acara tersebut mengakibatkan menjamurnya acara "lip sync show" di berbagai stasiun-stasiun televisi swasta di Indonesia. Namun, banyak juga acara-acara konser musik yang tidak menggunakan "jasa" lip sync, seperti : indiefest, soundrenalin, dan banyak lagi.
Tema Lagu Yang Sama
Dalam hal pemilihan judul lagu, hampir semua penyanyi, group musik, ataupun pencipta lagu memiliki tema yang sama. Ini membuat semakin membosankannya musik di Indonesia. Ketika seorang penyanyi atau group musik memiliki sebuah lagu yang sukses dengan tema, misalkan "selingkuh", maka dengan serempak penyanyi atau group musik yang lain membuat lagu dengan tema tersebut (meskipun tidak semua, tetapi kebanyakannya begitu). Mereka mencoba peruntungannya dengan tema lagu tersebut, meskipun dengan musik seadanya. Dan ini sangat-sangat menyedihkan.
Pemaksaan Karakter
Mungkin hanya di Indonesia saja yang memiliki aktris/aktor segala bidang. Pemain sinetron, penyanyi, pemain film layar lebar, penulis lagu, presenter, dan sebagainya bersatu dalam satu karakter. Mereka menyebutnya "Aktris/aktor Serba Bisa". Apakah dengan begitu, bisa disebut "serba bisa"? Belum tentu!. Karena banyak contoh yang memperlihatkan ke-lucu-an tersebut. Seseorang yang tidak memiliki bekal, bahkan bakat dalam dunia musik di paksakan untuk terjun kedalam dunia musik, maka yang terjadi adalah ke-lucu-an. Mereka menggunakan label keartisannya untuk mendongkrak popularitas di dunia musik. Memang itu hak mereka untuk berbuat seperti itu, tapi apakah mereka melihat hak orang lain?
Selain dari kalangan artis, banyak juga dari sekelompok orang yang mencoba untuk sukses di dunia musik. Dan bagi mereka yang tidak memiliki bakat dalam dunia musik, akhirnya akan tenggelam seiring dengan bermunculannya sosok-sosok yang memiliki bakat di dunia musik.
Kekuasaan Ada di Tangan Major Label
Mungkin inilah penentu seseorang atau sekelompok orang sukses atau tidaknya mereka dalam dunia musik. Dan ini merupakan fakta yang sangat jelas. Major Label-lah yang mengelola rekaman suara dan penjualannya, termasuk promosi dan perlindungan hak cipta. Mereka biasanya memiliki kontrak dengan artis-artis musik dan manajer mereka. Dan sepertinya sudah tidak perlu di jelaskan lagi, bagaimana major label - major label yang ada di Indonesia, sudah tahu sama tahu. Kekuasaan Major Label bisa sampai ke kreativitas atau improvisasi para musisi yang di kontraknya (mungkin di Indonesia saja). Dan hampir semua Major Label di Indonesia seperti itu !
5 Penyebab Dunia Musik Indonesia Makin Suram Dan Memalukan
Berikut ini merupakan fakta-fakta yang terjadi di industri musik Indonesia, yang mengakibatkan dunia musik Indonesia menjadi semakin membosankan, memalukan dan suram :
Plagiat
Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas.
Di Indonesia sendiri banyak plagiator-plagiator yang tidak mengakui bahwa dirinya plagiat (meskipun banyak juga yang tidak plagiat, namun pamor mereka kalah oleh yang plagiat), baik itu penyanyi solo, group band, pengarang lagu dan banyak lagi. Mereka beralasan, hanya meng-influence aliran/genre musiknya saja, dan itu sudah menjadi satu senjata andalan bagi mereka untuk beralasan. Dan ketika salah satu penyanyi solo atau group band sukses dengan ke-plagiator-annya, maka yang lain sepertinya berlomba-lomba untuk mengikuti jejak plagiator sukses tersebut. Dan akhirnya, semakin membosankan musik Indonesia.
Lip-sync
Lip-sync atau lip-synch adalah istilah teknis untuk pencocokan gerakan bibir dengan suara. Dalam sebuah konser musik atau siaran langsung di televisi, lip sync merupakan hal yang kontroversial.
Di negara China, kementrian kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan tentang lip sync pada bulan Agustus 2009. Kementerian mengeluarkan kebijakan itu karena menilai bernyanyi lip sync termasuk kebohongan publik. Dan sebulan dari itu, dua penyanyi China, Starlets Yin Youcan dan Fang Ziyuan kedapatan hanya bercuap-cuap saat mereka konser di Provinsi Sichuan. Mereka di denda sekitar 80 ribu yuan atau RRp. 110 juta sekaligus menjadi korban pertama kebijakan kementrian kebudayaan. Kebijakan itu dikeluarkan karena pada tahun 2008, panitia Olimpiade Beijing melakukan tindakan kontroversial. Memasang gadis muda yang bernyanyi lip sync saat upacara pembukaan Olimpiade. Panitia beralasan tindakan itu dilakukan karena penyanyi sebenarnya tidak cukup cantik untuk ditunjukkan ke seluruh dunia.
Di Indonesia sendiri, lip sync menjadi sesuatu yang wajar dan pelaku nya pun sepertinya nyaman-nyaman saja (yang penting di bayar kata "mereka"). Banyak acara-acara pagelaran musik yang menggunakan "jasa" lip sync, baik itu di siarkan langsung oleh televisi maunpun tidak. Dan acara tersebut sukses menyedot penonton dan menaikkan rating acara tersebut mengakibatkan menjamurnya acara "lip sync show" di berbagai stasiun-stasiun televisi swasta di Indonesia. Namun, banyak juga acara-acara konser musik yang tidak menggunakan "jasa" lip sync, seperti : indiefest, soundrenalin, dan banyak lagi.
Tema Lagu Yang Sama
Dalam hal pemilihan judul lagu, hampir semua penyanyi, group musik, ataupun pencipta lagu memiliki tema yang sama. Ini membuat semakin membosankannya musik di Indonesia. Ketika seorang penyanyi atau group musik memiliki sebuah lagu yang sukses dengan tema, misalkan "selingkuh", maka dengan serempak penyanyi atau group musik yang lain membuat lagu dengan tema tersebut (meskipun tidak semua, tetapi kebanyakannya begitu). Mereka mencoba peruntungannya dengan tema lagu tersebut, meskipun dengan musik seadanya. Dan ini sangat-sangat menyedihkan.
Pemaksaan Karakter
Mungkin hanya di Indonesia saja yang memiliki aktris/aktor segala bidang. Pemain sinetron, penyanyi, pemain film layar lebar, penulis lagu, presenter, dan sebagainya bersatu dalam satu karakter. Mereka menyebutnya "Aktris/aktor Serba Bisa". Apakah dengan begitu, bisa disebut "serba bisa"? Belum tentu!. Karena banyak contoh yang memperlihatkan ke-lucu-an tersebut. Seseorang yang tidak memiliki bekal, bahkan bakat dalam dunia musik di paksakan untuk terjun kedalam dunia musik, maka yang terjadi adalah ke-lucu-an. Mereka menggunakan label keartisannya untuk mendongkrak popularitas di dunia musik. Memang itu hak mereka untuk berbuat seperti itu, tapi apakah mereka melihat hak orang lain?
Selain dari kalangan artis, banyak juga dari sekelompok orang yang mencoba untuk sukses di dunia musik. Dan bagi mereka yang tidak memiliki bakat dalam dunia musik, akhirnya akan tenggelam seiring dengan bermunculannya sosok-sosok yang memiliki bakat di dunia musik.
Kekuasaan Ada di Tangan Major Label
Mungkin inilah penentu seseorang atau sekelompok orang sukses atau tidaknya mereka dalam dunia musik. Dan ini merupakan fakta yang sangat jelas. Major Label-lah yang mengelola rekaman suara dan penjualannya, termasuk promosi dan perlindungan hak cipta. Mereka biasanya memiliki kontrak dengan artis-artis musik dan manajer mereka. Dan sepertinya sudah tidak perlu di jelaskan lagi, bagaimana major label - major label yang ada di Indonesia, sudah tahu sama tahu. Kekuasaan Major Label bisa sampai ke kreativitas atau improvisasi para musisi yang di kontraknya (mungkin di Indonesia saja). Dan hampir semua Major Label di Indonesia seperti itu !
JUAL BIOLA ANTIK MODEL GUARNERI DAN NICCOLO AMATI
[DIJUAL] Biola Antik (Tanpa Nama) Model Guarneri..Spesifikasi : Warna Coklat Medium,Chin Rest & Tailpiece Kayu,Fingerboard Kayu Hitam dengan Ornamen,"Bagian Punggung" Terdapat Ornamen yang Unik & Eksotis,Bobot super ringan,Suara Halus,Harga NEGO.
Jika berminat silakan hubungi Mr Ibnu (021) 7053 7408..
[SALE] Antique Violin (Unnamed) Guarneri Model.. Specifications: Color Medium Brown, Chin Rest & Wood Tailpiece,Fingerboard with Black Wood Ornament, "The Backs" There Ornaments Unique & Exotic, super light weight, Sounds Fine, price NEGO.. More please look at our album, If interested please contact Mr. Ibnu (021) 7053 7408
CONTOH PROFIL BAND
Apakah anda band ? Belum punya profil band yang siap diajukan ke pihak label ? Harus seperti apakah bentuk profil band tersebut ? Apakah yang paling utama dari sebuah profil band sehingga pihak label mau untuk melirik atau penasaran dengan apa yang band anda tawarkan ? Ya, mungkin berbagai pertanyaan hinggap dalam benak anda tentang hal-hal terkait profil band.
Satu hal yang harus diingat, jangan pernah anggap enteng dengan profil band, karena point ini sama nilai derajatnya dengan musik demo yang anda tawarkan pada mereka.
Tapi jangan kuatir, kami siap membantu anda semua menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
KLIK DISINI
Satu hal yang harus diingat, jangan pernah anggap enteng dengan profil band, karena point ini sama nilai derajatnya dengan musik demo yang anda tawarkan pada mereka.
Tapi jangan kuatir, kami siap membantu anda semua menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
KLIK DISINI
STUDIO RECORDING REKAMAN ARANSEMENT LAGU MUSIK MURAH
RECORDING 3 LAGU Rp 300 RIBU, RECORDING 3 LAGU Rp 500 RIBU,
RECORDING 5 LAGU Rp 1JUTA, RECORDING SATU LAGU, ARANSEMENT PENYANYI SOLO, COPY ARANSEMENT, MINUS ONE POPULER SONG, PENJUALAN LAGU, DUBBING/NARASI, OPERET, MUSIKALISASI PUISI, ILUSTRASI FILM INDIE
SMS/PHONE 021. 45765289 (Flexy), atau 021. 97235339 ( Esia), EMAIL : Padepokan.gerilya@yahoo.co.id
KLIK WWW.PADEPOKANGERILYA.COM
UNTUK MENDAPATKAN INFO SELENGKAPNYA
SMS/PHONE 021. 45765289 (Flexy), atau 021. 97235339 ( Esia), EMAIL : Padepokan.gerilya@yahoo.co.id
KLIK WWW.PADEPOKANGERILYA.COM
UNTUK MENDAPATKAN INFO SELENGKAPNYA
HARGA DAN PEMBELIAN TIKET SERTA VIDEO TRAILER KONSER KANTATA BAROCK
HARGA TIKET
Informasi untuk kawan-kawan sekalian yang bertekad membeli tiket Kantata Barock di GBK, Original Prod maupun Airo tidak menjual tiket di tempat penyelenggaraan, hanya melayani pemesanan by phone maupun online.
Berikut ini harga tiketnya, mudah-mudahan anda-anda masih kebagian karena para masyarakat OI dari berbagai pelosok tanah air sudah dipastikan merapat ke TKP.
- VVIP Rp 550.000
- VIP: Rp 350.000
- Tribune Bawah:Rp 150.000
- Tribune Atas: Rp 100.000
- Festival A : Rp 75.000
- Festival B: Rp 50.000.
Catatan :
Bisa jadi harga tiket sudah naik melihat antusiasme massa akhir-akhir ini
PEMBELIAN TIKET
Aquarius Mahakam cassette store
www.ibu dibjo.com
www.rajakarcis.com
Disctarra cassette store
Duta suara cassette store
Bonn music corner PIM 2
Beatz! Music cassette store
Societie PIM 2
my-ticketstation.com
Komunitas 3 rambu
Untuk info lebih lanjut :
Sekretariat Panitia AIRO : Jln. HOS Cokroaminoto No. 57, Menteng,
Jakarta Pusat; Telp. : (021) 3907149 / 3921252
VIDEO TRAILER KONSER KANTATA BAROCK
Ini adalah video trailer menyambut event Kantata Barock 30 Desember ini. Silahkan di tonton untuk mengetahui apa yang melatar belakangi event yang menyatukan kembali Iwan Fals, Sawung Jabo dan Setiawan Jodi setelah sekian waktu tenggelam dalam project masing-masing.
SAMPOEL KASET APPETITE FOR DESTRUCTION-NJA GUNS N ROSES
Guns N Roses dikenal lewat ini tjakram "Appetite for Destruction". Lagu andalannja apalagi kalau bukan Welcome to The Jungle dan Sweet Child O Mine. Walau begitu, kala itu di akhir 80-an (saja mingsi SMP) seingat saja, tetep hanja mereka jang suka musik keras sadja jang tau dan lebih-lebih beli album ini.
Di Album ini GNR mingsi murni band gitar, bass en drums. Lagu-nja dibilang semuanja keras. Rock dalam takaran semestinja. Sukses bikin ini album djutaan copies, GNR bikin album Use Your Illusion I dan II jang didjual terpisah. Nah di Indonesia album ini membikin GNR tambah populer, karena lagunja lebih pas di kuping melaju seperti "Dont Cry", "November Rain" dan itu lagu jang djadi tema film Terminator "You Could Be Mine". Sudah gitu dia djuga nambah pemain papan kuntji. Saja mingsi ingat punja kenalan pendjuwal Mi Ajam di daerah Karang Putjung, Purwokerto.
Warung Mi Ajam-nja penuh dengan poster GNR, menandakan dia penggemar GNS tingkat tak tersembuhkan. Ini tjakram saja beli 22.500 sekitar taun 1996, ketika toko kaset dan CD DELTA kelebihan stock in album. Sebenernja saja sudah punja kaset pita-nja, jang dipunja sedjak SMP tapi tergoda beli djuga. Harga CD normal kala itu 30 ribu, djadi lebih murah 7500. Potongan harga jang lumajan, membuat saja lari sana sini tjari pindjaman supaja dapet ini CD harga murah.
Di asuh oleh : Manunggal K Wardaya

























